Langsung ke konten utama

Xiaomi Redmi 6 dan Redmi S2 Turun Harga

Ada kabar gembira bagi Anda penggemar berat smartphone bermerek Xiaomi. Jelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), produsen asal negeri Tiongkok tersebut memancing para calon pemburu belanja online tahunan tersebut dengan iming-iming promo menarik. Apalagi kalau bukan dengan diskon atau turun harga.

Menurut pihak Xiaomi Indonesia, pada momen spesial 12.12 tersebut, mereka akan memberikan penawaran menarik untuk dua model terbarunya yakni Redmi 6 dan Redmi S2.


Lengkapnya, Xiaomi Redmi 6 varian RAM 3GB dan internal storage 32GB, yang sebelumnya dibanderol di harga Rp1,999 juta akan dipotong menjadi Rp1,599 juta. Sementara versi RAM 4GB dan internal storage 64GB yang harganya Rp2,399 juta kini jadi hanya menjadi Rp1,999 juta saja.


Selain itu, untuk Xiaomi Redmi S2 dengan RAM 3GB dan internal 32GB yang belum lama ini diluncurkan secara resmi di harga Rp2,199 juta, oleh Xiaomi harganya diturunkan menjadi Rp1,899 juta saja.

Baca juga:

Sebagai informasi, Xiaomi Redmi 6 merupakan smartphone dengan prosesor MediaTek quad-core dengan kecepatan hingga 2GHz. Ia memiliki layar 5.45" dengan rasio aspek 18:9 pada resolusi HD+ 1440x720 dan screen-to-body ratio 72,7%. Untuk kameranya, Redmi 6 menggunakan 12MP + 5MP dengan 1.25µm large pixel kamera, sedangkan untuk kamera depan menggunakan 5MP dengan Al portrait, dan Al Beautify.

Adapun untuk Redmi S2, ia merupakan smartphone khusus selfie. Smartphone yang diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon 625 ini memiliki kamera depan resolusi tinggi yakni 16MP dan dilengkapi teknologi artificial intelligence (AI) serta LED flash. Seperti biasa, fitur beautify juga tersedia dalam ponsel ini untuk mempercantik wajah kita dalam sekejap.

Yang menarik, penurunan harga ini mulai efektif pada 4 Desember, jauh sebelum Harbolnas dilangsungkan. Adapun penurunan harga akan berlaku secara online maupun di authorized Mi Store.


Sebagai tambahan, konsumen yang telah membeli Redmi 6 dan Redmi S2 selama 27 November sampai 4 Desember di Mi.com akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp400.000 untuk Redmi 6 dan Rp500.000 untuk Redmi S2. Voucher ini nantinya dapat digunakan untuk membeli produk Xiaomi lainnya.

Selain penyesuaian harga terhadap Redmi 6 dan Redmi S2, Xiaomi akan menghadirkan berbagai penawaran dan promosi untuk produk smartphone dan produk ekosistem yang akan tersedia di berbagai situs online resmi seperti Mi.com, Lazada, Shopee, Blibli, dan JD.ID.

Postingan Populer

Review Asus Vivobook 14 A1407QA. Laptop Copilot+ PC Paling Murah!

Perkembangan kecerdasan buatan dalam komputasi semakin pesat. Dan tren yang berkembang saat ini dalam industri laptop adalah hadirnya Copilot+ PC besutan Microsoft, yang terus membenahi Windows 11 dengan fitur-fitur AI terbarunya. Sebagai gambaran, teknologi ini memungkinkan laptop untuk menjalankan berbagai tugas berbasis AI secara lokal, tanpa harus selalu bergantung pada cloud alias terhubung ke Internet. Nah, salah satu syarat utama agar laptop mampu mengadopsi tren ini dengan baik adalah kehadiran Neural Processing Unit (NPU) yang kuat, dengan kemampuan setidaknya 45 TOPS untuk menangani berbagai skenario pemrosesan AI. Seperti diketahui, laptop masa depan diharapkan tidak hanya mengandalkan CPU dan GPU untuk menangani komputasi berat, tetapi juga memanfaatkan NPU untuk meningkatkan efisiensi daya dan performa dalam tugas berbasis kecerdasan buatan. Di pasaran, Asus baru-baru ini menghadirkan seri Vivobook 14 A1407QA yang hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X. Prosesor terse...

Review Asus Vivobook Flip 14 (TP3407), Laptop Lipat Layar OLED, Baterai Awet

Dalam beberapa tahun terakhir, tipe laptop convertible semakin diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari para pelajar hingga kaum profesional. Fleksibilitas desain yang memungkinkan mode penggunaan berbeda, mulai dari mode laptop, stand, tenda hingga tablet, memberikan nilai tambah bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Selain itu, layar sentuh dan dukungan stylus semakin memudahkan aktivitas kreatif dan pencatatan digital, menjadikan laptop convertible pilihan ideal untuk produktivitas modern. Di sisi lain, daya tahan baterai menjadi faktor utama yang dipertimbangkan pengguna dalam memilih laptop. Dengan meningkatnya kebutuhan akan perangkat yang bisa bertahan seharian tanpa sering mengisi ulang daya, laptop dengan efisiensi daya tinggi semakin populer.  Asus Vivobook Flip 14 TP3407 hadir sebagai solusi yang menggabungkan desain convertible, layar OLED berkualitas tinggi, dan daya tahan baterai yang cukup andal. Untuk itu, mari kita sedikit mengupas apa yang ditawarkan Asus lewa...

Nvidia Umumkan GPU Terbaru, RTX PRO 6000 untuk Profesional

Nvidia telah mengumumkan seri GPU RTX PRO 6000 Blackwell untuk workstation di ajang GPU Technology Conference (GTC) 2025. GPU powerful tersebut mencakup varian desktop, laptop, dan edisi server untuk pusat data atau datacenter. Arsitektur Blackwell yang digunakan pada lini GPU tersebut membawa peningkatan signifikan, termasuk multiprosesor streaming baru, inti RT generasi keempat, inti Tensor generasi kelima, NVENC dan NVDEC terbaru, dukungan DisplayPort 2.1, serta fitur Multi-Instance GPU (MIG). Seri ini mencakup 12 SKU berbasis GPU GB202 dan GB203 untuk desktop, dengan hingga 24.064 inti CUDA, memori ECC GDDR7 hingga 96GB pada antarmuka 512-bit, dan TDP maksimum 600W. Adapun yang menjadi model andalan terbaru Nvidia antara lain adalah RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition, RTX PRO 6000 Blackwell Workstation Edition dan RTX PRO 6000 Blackwell Max-Q Workstation Edition. Ketiganya memiliki spesifikasi inti yang sama tetapi berbeda dalam pendinginan dan TDP. Edisi Server memiliki TDP 400...

Bikin Chip dan OS Sendiri, Apple Ikuti Langkah Apple?

Huawei semakin mempercepat langkah mereka untuk menghapus ketergantungan pada teknologi Amerika, dengan mengandalkan chip Kirin X90 buatannya sendiri. Chip tersebut baru saja mendapatkan sertifikasi keamanan nasional Level 2 dari China’s Information Technology Security Evaluation Centre, yang membuka jalan bagi penggunaannya di sektor pemerintahan dan segmen perusahaan. Dengan sanksi AS yang terus menekan rantai pasokannya, Huawei kini beralih sepenuhnya ke prosesor dalam negeri. Setelah Washington mencabut lisensi khusus Intel dan Qualcomm untuk memasok chip lama ke Huawei, perusahaan ini juga bersiap untuk mengganti Windows dengan HarmonyOS di PC yang akan diluncurkan akhir tahun ini. Sebelumnya, Huawei mengandalkan prosesor Intel Core dan Snapdragon dari Qualcomm untuk laptopnya. Kini, laptop Qingyun W515x dan L540, yang menggunakan chip Kirin 9000C dan 9006C, telah mendapatkan sertifikasi, membuka jalan bagi peluncuran lebih luas di China. Bos bisnis konsumen Huawei, Richard Yu Che...

Huawei Terancam Stop Windows, Beralih ke Linux dan HarmonyOS?

Hubungan Huawei dengan Amerika Serikat kembali menghadapi tantangan baru. Lisensi Microsoft untuk laptop Huawei akan berakhir bulan ini, membuat masa depan laptop berbasis Windows dari perusahaan Tiongkok tersebut berada dalam ketidakpastian. Kecuali Huawei berhasil mendapatkan perpanjangan lisensi dari Microsoft, perusahaan tersebut harus meninggalkan Windows dan beralih ke Linux atau sistem operasi buatannya sendiri, HarmonyOS. Dengan dominasi Apple di pasar laptop premium serta posisi Windows yang kuat di dunia bisnis dan gaming, transisi tersebut bisa membuat laptop Huawei menjadi kurang menarik di pasar luar Tiongkok. Huawei sendiri telah menyatakan niatnya untuk meninggalkan Windows pada model laptop masa depan mereka. Sebagai langkah konkret, perusahaan akan merilis perangkat yang disebut "AI PC" pada April mendatang. Kabarnya, laptop baru tersebut akan ditenagai oleh prosesor Kunpeng buatan Huawei dan sistem operasi HarmonyOS. Menggantikan Copilot+, ia akan dilengkapi...