Langsung ke konten utama

Cara Beli dan Daftar Paket Internet Telkomsel Terbaru 2022 di Mbanking BCA

Membeli paket pulsa secara tradisional bisanya dilakukan di counter terdekat atau melalui gerai minimarket seperti Alfamart dan Indomart. Kini pembelian pulsa bisa dilakukan dimana saja seperti membelinya di M Banking, E-commerce dan menggunakan aplikasi.


 Kali ini mari kita ulas bagaimana cara membeli pulsa dan paket internet menggunakan M-Banking untuk bank BCA. Caranya cukup sederhana,

  • Buka Aplikasi BCA mobile yang sudah terverifikasi
  • Pilih m-BCA
  • Masukkan kode akses
  • Klik Menu m-Commerce
  • Klik Voucher isi ulang
  • Pilih Jenis Voucher : TSEL untuk isi ulang pulsa dan TELKOMSEL PAKET untuk isi ulang paket internet
  • Isi nomor telepon yang akan diisi ulang
  • Pilih nominal pulsa atau paket internet
  • Cek kembali data nomor dan nominal
  • Masukkan PIN m-BCA
  • Tunggu notifikasi dari nomor telepon seluler


Minimal pulsa yang dibeli di BCA Mobile adalah sebesar Rp 25.000 untuk semua operator. Maksimal pulsa Telkomsel yang bisa dibeli lewat M-Banking BCA adalah sebesar Rp 1 juta. Ada juga biaya beli pulsa dan paket internet lewat M-Banking BCA ini umumnya sama di setiap operator yakni sebesar Rp 2.000. 

Terkadang kita merasa sulit untuk menentukan paket inernet mana yang akan dibeli di M-Banking BCA. Karena M-Banking BCA hanya memperlihatkan nominal tanpa ada keterangan apa saja yang akan kita dapat ketika membeli paket intenet tersebut dalam aplikasinya. Untuk memudahkan kamu dalam pembelian paket internet di M-Banking BCA berikut ini daftar paket internet Telkomsel yang bisa dibeli di M-Banking BCA :

1. Rp. 49.000 Vidio- World Cup

  • 2 GB Kuota MAXstream
  • 1 GB Kuota internet
  • Langganan dan akses seluruh tayangan World Cup 2022 di Vidio
  • Masa aktif 30 Hari

2. Rp. 88.000 Vidio- World Cup

  • 4 GB Kuota MAXstream
  • 2 GB Kuota internet
  • Langganan dan akses seluruh tayangan World Cup 2022 di Vidio
  • Masa aktif 30 Hari

3. Rp. 98.000 Vidio- World Cup

  • 6 GB Kuota MAXstream
  • 2 GB Kuota internet
  • Langganan dan akses seluruh tayangan World Cup 2022 di Vidio
  • Masa aktif 30 Hari

4. Rp. 25.000 Gigamax Fit 6GB

  • 5GB MAXstream
  • 1GB Kuota Internet
  • Masa Aktif 30 Hari

Baca Juga:

5. Rp. 20.000 Maxstream 4GB

  • 4GB Maxstream
  • Masa Aktif 30 Hari

6. Rp. 50.000 GIGAMAX BASIC 15GB

  • 12GB MAXstream
  • 3GB Kuota Internet
  • Masa Aktif 30 Hari

7. Rp. 100.000 MAXSTREAM GALA 24GB

  • 20GB MAXstream
  • 4GB Kuota Internet
  • Masa Aktif 30 Hari

8. Rp. 150.000 MAXSTREAM GALA 40GB

  • 30GB MAXstream
  • 10GB Kuota Internet
  • Masa Aktif 30 Hari

9. Internet Harian Telkomsel
Paket ini berlaku berdasarkan zona jadi besaran kuota internet tergantung tempat tinggal kalian

  • Rp. 10.000 : 0,8-2GB kuota internet berlaku 1 hari
  • Rp. 20.000 : 6-8GB kuota internet berlaku 1 hari
  • Rp. 25.000 : 2-3,8GB kuota internet berlaku 3 hari

10. Internet Mingguan Telkomsel
Paket ini berlaku berdasarkan zona jadi besaran kuota internet tergantung tempat tinggal kalian

  • Rp. 30.000 : 1,2-2,5GB kuota internet berlaku 7 hari
  • Rp. 45.000 : 2,5-6GB kuota internet berlaku 7 hari

11. Paket OMG Terkomsel
Paket ini berlaku berdasarkan zona jadi besaran kuota internet tergantung tempat tinggal kalian. Semua paket OMG berlaku selama 30 hari.

Rp. 55.000 : 3,3-7GB +1 GB Kuota Internet OMG!

Rp. 75.000 : 4-13GB + 2GB Kuota Internet OMG!

Rp. 110.000 : 7-23GB + 2GB Kuota Internet OMG!

Rp. 160.000 : 19-48GB + 2GB Kuota Internet OMG!

Rp. 210.000 :43-83GB +2GB Kuota Internet OMG!

Sayangnya tidak semua paket internet hadir di BCA Mobile.Kamu bisa membeli di e-commerce jika ingin memilih paket kuota internet Telkomsel yang lain.

Semoga Bermanfaat

Postingan Populer

Review Asus Vivobook 14 A1407QA. Laptop Copilot+ PC Paling Murah!

Perkembangan kecerdasan buatan dalam komputasi semakin pesat. Dan tren yang berkembang saat ini dalam industri laptop adalah hadirnya Copilot+ PC besutan Microsoft, yang terus membenahi Windows 11 dengan fitur-fitur AI terbarunya. Sebagai gambaran, teknologi ini memungkinkan laptop untuk menjalankan berbagai tugas berbasis AI secara lokal, tanpa harus selalu bergantung pada cloud alias terhubung ke Internet. Nah, salah satu syarat utama agar laptop mampu mengadopsi tren ini dengan baik adalah kehadiran Neural Processing Unit (NPU) yang kuat, dengan kemampuan setidaknya 45 TOPS untuk menangani berbagai skenario pemrosesan AI. Seperti diketahui, laptop masa depan diharapkan tidak hanya mengandalkan CPU dan GPU untuk menangani komputasi berat, tetapi juga memanfaatkan NPU untuk meningkatkan efisiensi daya dan performa dalam tugas berbasis kecerdasan buatan. Di pasaran, Asus baru-baru ini menghadirkan seri Vivobook 14 A1407QA yang hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X. Prosesor terse...

Review Asus Vivobook Flip 14 (TP3407), Laptop Lipat Layar OLED, Baterai Awet

Dalam beberapa tahun terakhir, tipe laptop convertible semakin diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari para pelajar hingga kaum profesional. Fleksibilitas desain yang memungkinkan mode penggunaan berbeda, mulai dari mode laptop, stand, tenda hingga tablet, memberikan nilai tambah bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Selain itu, layar sentuh dan dukungan stylus semakin memudahkan aktivitas kreatif dan pencatatan digital, menjadikan laptop convertible pilihan ideal untuk produktivitas modern. Di sisi lain, daya tahan baterai menjadi faktor utama yang dipertimbangkan pengguna dalam memilih laptop. Dengan meningkatnya kebutuhan akan perangkat yang bisa bertahan seharian tanpa sering mengisi ulang daya, laptop dengan efisiensi daya tinggi semakin populer.  Asus Vivobook Flip 14 TP3407 hadir sebagai solusi yang menggabungkan desain convertible, layar OLED berkualitas tinggi, dan daya tahan baterai yang cukup andal. Untuk itu, mari kita sedikit mengupas apa yang ditawarkan Asus lewa...

Nvidia Umumkan GPU Terbaru, RTX PRO 6000 untuk Profesional

Nvidia telah mengumumkan seri GPU RTX PRO 6000 Blackwell untuk workstation di ajang GPU Technology Conference (GTC) 2025. GPU powerful tersebut mencakup varian desktop, laptop, dan edisi server untuk pusat data atau datacenter. Arsitektur Blackwell yang digunakan pada lini GPU tersebut membawa peningkatan signifikan, termasuk multiprosesor streaming baru, inti RT generasi keempat, inti Tensor generasi kelima, NVENC dan NVDEC terbaru, dukungan DisplayPort 2.1, serta fitur Multi-Instance GPU (MIG). Seri ini mencakup 12 SKU berbasis GPU GB202 dan GB203 untuk desktop, dengan hingga 24.064 inti CUDA, memori ECC GDDR7 hingga 96GB pada antarmuka 512-bit, dan TDP maksimum 600W. Adapun yang menjadi model andalan terbaru Nvidia antara lain adalah RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition, RTX PRO 6000 Blackwell Workstation Edition dan RTX PRO 6000 Blackwell Max-Q Workstation Edition. Ketiganya memiliki spesifikasi inti yang sama tetapi berbeda dalam pendinginan dan TDP. Edisi Server memiliki TDP 400...

Huawei Terancam Stop Windows, Beralih ke Linux dan HarmonyOS?

Hubungan Huawei dengan Amerika Serikat kembali menghadapi tantangan baru. Lisensi Microsoft untuk laptop Huawei akan berakhir bulan ini, membuat masa depan laptop berbasis Windows dari perusahaan Tiongkok tersebut berada dalam ketidakpastian. Kecuali Huawei berhasil mendapatkan perpanjangan lisensi dari Microsoft, perusahaan tersebut harus meninggalkan Windows dan beralih ke Linux atau sistem operasi buatannya sendiri, HarmonyOS. Dengan dominasi Apple di pasar laptop premium serta posisi Windows yang kuat di dunia bisnis dan gaming, transisi tersebut bisa membuat laptop Huawei menjadi kurang menarik di pasar luar Tiongkok. Huawei sendiri telah menyatakan niatnya untuk meninggalkan Windows pada model laptop masa depan mereka. Sebagai langkah konkret, perusahaan akan merilis perangkat yang disebut "AI PC" pada April mendatang. Kabarnya, laptop baru tersebut akan ditenagai oleh prosesor Kunpeng buatan Huawei dan sistem operasi HarmonyOS. Menggantikan Copilot+, ia akan dilengkapi...

Bikin Chip dan OS Sendiri, Apple Ikuti Langkah Apple?

Huawei semakin mempercepat langkah mereka untuk menghapus ketergantungan pada teknologi Amerika, dengan mengandalkan chip Kirin X90 buatannya sendiri. Chip tersebut baru saja mendapatkan sertifikasi keamanan nasional Level 2 dari China’s Information Technology Security Evaluation Centre, yang membuka jalan bagi penggunaannya di sektor pemerintahan dan segmen perusahaan. Dengan sanksi AS yang terus menekan rantai pasokannya, Huawei kini beralih sepenuhnya ke prosesor dalam negeri. Setelah Washington mencabut lisensi khusus Intel dan Qualcomm untuk memasok chip lama ke Huawei, perusahaan ini juga bersiap untuk mengganti Windows dengan HarmonyOS di PC yang akan diluncurkan akhir tahun ini. Sebelumnya, Huawei mengandalkan prosesor Intel Core dan Snapdragon dari Qualcomm untuk laptopnya. Kini, laptop Qingyun W515x dan L540, yang menggunakan chip Kirin 9000C dan 9006C, telah mendapatkan sertifikasi, membuka jalan bagi peluncuran lebih luas di China. Bos bisnis konsumen Huawei, Richard Yu Che...