Langsung ke konten utama

Aplikasi Kalkulator Crypto. Memang Ada?

Apakah Anda tertarik dengan mata uang kripto atau ingin memiliki portfolio beberapa koin atau token kripto? Jika ya, Anda mungkin ingin tahu berapa nilai kripto Anda dalam mata uang lain, atau sebaliknya.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan aplikasi kalkulator kripto yang bisa membantu Anda mengonversi harga secara online antara dua mata uang secara real-time.

Sebagai gambaran, aplikasi kalkulator kripto adalah aplikasi yang khusus untuk menghitung mata uang virtual termasuk Bitcoin. Aplikasi ini juga dapat berfungsi sebagai mengubah dari satu mata uang kripto ke mata uang lainnya, termasuk mata uang fiat.

Seperti diketahui, mata uang fiat adalah mata uang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sentral, seperti rupiah, dolar, euro, dan lain-lain.

Salah satu contoh aplikasi kalkulator crypto adalah Currency and Crypto Converter. Aplikasi kalkulator crypto gratis yang bisa di-download dari Google Play ini relatif ringan. Ukurannya hanya sekitar 18MB.

Meski ringan, ia mendukung konversi langsung terhadap lebih dari 170 mata uang fiat dan juga lebih dari 100 mata uang kripto yang populer. Anda juga bisa membuatnya menampilkan mata uang-mata uang fiat sekaligus mata uang crypto pilihan Anda di layar utama.

Anda tinggal centang saja mata uang mana yang ingin Anda tampilkan, lalu secara otomatis dia akan ditayangkan. Jadi tidak perlu bolak-balik mengklik sana-sini untuk mengetahui kurs mata uang yang bersangkutan. Contohnya seperti berikut ini:




Contoh lain dari aplikasi kalkulator kripto yang populer adalah CoinMarketCap. Aplikasi ini menyediakan konverter dan kalkulator untuk berbagai jenis mata uang kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, Bitcoin Cash, Litecoin, Monero, Zcash, dan lain-lain.

Anda bisa memasukkan jumlah mata uang kripto yang Anda miliki atau ingin beli, dan memilih mata uang yang ingin Anda tukarkan. Aplikasi ini akan menampilkan harga terkini dan perubahan persentase dalam 24 jam terakhir.

Baca juga:


Selain CoinMarketCap, ada juga aplikasi kalkulator kripto lainnya yang bisa Anda coba, seperti CryptoCompare, CoinGecko, CoinSwitch, dan lain-lain. Setiap aplikasi memiliki fitur dan kelebihan masing-masing, jadi Anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Menggunakan aplikasi kalkulator kripto bisa memberikan Anda beberapa manfaat, seperti:

  • Memudahkan Anda untuk mengetahui nilai kripto Anda dalam berbagai mata uang.
  • Membantu Anda untuk membuat keputusan jual beli kripto dengan lebih cepat dan akurat.
  • Memberikan Anda informasi terbaru tentang perkembangan pasar kripto dan fluktuasi harga.
  • Meningkatkan pengetahuan Anda tentang dunia kripto dan berbagai jenisnya.

Jadi, jika Anda ingin lebih terlibat dalam dunia kripto, tidak ada salahnya untuk mencoba aplikasi kalkulator kripto. Aplikasi ini bisa menjadi alat bantu yang berguna dan praktis untuk mengelola aset kripto Anda. Selamat mencoba!

Postingan Populer

Laptop Gaming Terbaik dan Tips Memilih Spesifikasinya

Laptop gaming adalah perangkat yang wajib dimiliki oleh para gamers, baik gamers pemula apalagi gamers profesional, untuk menunjang pengalaman bermain game. Khususnya terutama saat mereka akan memainkan game AAA yang berat.  Namun demikian, spesifikasi laptop gaming yang beredar di pasaran Indonesia saat ini sangat bervariasi. Banyaknya jumlah pilihan dari berbagai brand, bahkan sering kali satu brand laptop menghadirkan banyak opsi laptop gaming, mungkin membuat Anda bingung saat akan memilih. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda memilih laptop gaming yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Sebelum kami jabarkan satu persatu, berikut secara singkat tips memilih laptop gaming terbaik: Prioritaskan GPU terbaru dan CPU generasi terkini Pilih layar dengan refresh rate tinggi, ukuran sesuai, panel berkualitas, dan resolusi optimal Pilih RAM dengan kapasitas cukup dan slot tambahan Pilih penyimpanan dengan jenis SSD dan kapasitas besar, toh harga SSD sudah...

Review Asus Vivobook 14 A1407QA. Laptop Copilot+ PC Paling Murah!

Perkembangan kecerdasan buatan dalam komputasi semakin pesat. Dan tren yang berkembang saat ini dalam industri laptop adalah hadirnya Copilot+ PC besutan Microsoft, yang terus membenahi Windows 11 dengan fitur-fitur AI terbarunya. Sebagai gambaran, teknologi ini memungkinkan laptop untuk menjalankan berbagai tugas berbasis AI secara lokal, tanpa harus selalu bergantung pada cloud alias terhubung ke Internet. Nah, salah satu syarat utama agar laptop mampu mengadopsi tren ini dengan baik adalah kehadiran Neural Processing Unit (NPU) yang kuat, dengan kemampuan setidaknya 45 TOPS untuk menangani berbagai skenario pemrosesan AI. Seperti diketahui, laptop masa depan diharapkan tidak hanya mengandalkan CPU dan GPU untuk menangani komputasi berat, tetapi juga memanfaatkan NPU untuk meningkatkan efisiensi daya dan performa dalam tugas berbasis kecerdasan buatan. Di pasaran, Asus baru-baru ini menghadirkan seri Vivobook 14 A1407QA yang hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X. Prosesor terse...

Huawei Terancam Stop Windows, Beralih ke Linux dan HarmonyOS?

Hubungan Huawei dengan Amerika Serikat kembali menghadapi tantangan baru. Lisensi Microsoft untuk laptop Huawei akan berakhir bulan ini, membuat masa depan laptop berbasis Windows dari perusahaan Tiongkok tersebut berada dalam ketidakpastian. Kecuali Huawei berhasil mendapatkan perpanjangan lisensi dari Microsoft, perusahaan tersebut harus meninggalkan Windows dan beralih ke Linux atau sistem operasi buatannya sendiri, HarmonyOS. Dengan dominasi Apple di pasar laptop premium serta posisi Windows yang kuat di dunia bisnis dan gaming, transisi tersebut bisa membuat laptop Huawei menjadi kurang menarik di pasar luar Tiongkok. Huawei sendiri telah menyatakan niatnya untuk meninggalkan Windows pada model laptop masa depan mereka. Sebagai langkah konkret, perusahaan akan merilis perangkat yang disebut "AI PC" pada April mendatang. Kabarnya, laptop baru tersebut akan ditenagai oleh prosesor Kunpeng buatan Huawei dan sistem operasi HarmonyOS. Menggantikan Copilot+, ia akan dilengkapi...

Cara Menggunakan Mode Kamera Makro Pada Smartphone

Kamera makro sudah banyak digunakan dan ditanamkan pada smartphone-smartphone masa kini. Fungsi dari kamera tersebut adalah untuk memperjelas objek yang berada dalam jarak yang sangat dekat atau memfoto objek yang kecil dengan detail yang lebih jelas dan bagus.  Contoh objek yang dapat difoto menggunakan kamera macro di antaranya seperti kapiler-kapiler daun, muka-muka serangga kecil seperti semut, bola mata binatang peliharaan Anda dan lain-lainnya. Namun apakah untuk memotret macro harus menggunakan kamera profesional? Jawabannya tentu tidak. Macro photography bisa dilakukan lewat smartphone Lalu, bagaimana caranya untuk mendapatkan foto makro yang detail menggunakan smartphone milik Anda? Nah kali ini kita akan bahas bagaimana caranya untuk mengambil foto makro menggunakan smartphone Android dan iPhone. Kita juga akan merumuskan bagaimana sih tips dan triknya untuk menggunakan kamera makro ini. Android Banyak handset Android memiliki kamera makro yang khusus. Pengguna bi...

Microsoft Tak Sengaja Hapus Copilot Akibat Windows Update

Ada hal unik terjadi baru-baru ini. Microsoft mengakui bahwa pembaruan Windows terbaru telah secara tidak sengaja menghapus Copilot dari beberapa sistem Windows 10 dan Windows 11. Bug tersebut muncul setelah pembaruan kumulatif bulan Maret yang dirilis pada 11 Maret, yakni KB5053598 untuk Windows 24H2 dan KB5053606 untuk Windows 10 22H2. Microsoft menyisipkan peringatan ini secara diam-diam dalam dokumen dukungan yang diperbarui beberapa hari setelah Patch Tuesday dirilis. “Kami menyadari adanya masalah dengan aplikasi Microsoft Copilot yang memengaruhi beberapa perangkat. Aplikasi ini secara tidak sengaja dihapus dan tidak lagi tersemat di taskbar,” ungkap Microsoft. Namun, Microsoft 365 Copilot tetap tidak terpengaruh oleh bug tersebut. Copilot untuk Windows sendiri tampaknya masih terus mengalami kendala. Untuk saat ini, bagi pengguna yang terdampak Windows Upadate tersebut, Microsoft menyarankan mereka untuk mengunduh ulang Copilot dari Microsoft Store dan menyematkannya kembali ke...